Archive for September, 2010

Tentang Salah

Posted in Reminder with tags , on September 16, 2010 by lakso

Kesalahan itu ibarat paku yang tertancap di tembok. Meskipun paku itu sudah dicabut, tetap akan meninggalkan lubang di tembok. Bekas lubang inilah yang seharusnya senantiasa menjadi pengingat bagi kita untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

Robbana dzolamna anfusana wa illam taghfirlanaa watarhamnaa lanakuunanna minal khoosiriin

(Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni diri kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi – 7:23  )


Advertisements

Catatan Idul Fitri 1431H

Posted in Opinion, Share it with tags , , , , , , on September 9, 2010 by lakso

Satu-satunya momen dengan mobilisasi massa terbesar di Indonesia sudah berlangsung sejak kurang lebih tujuh hari yang lalu dan akan berakhir tujuh hari kemudian. Momen tahunan yang mengalahkan panasnya intrik Pemilu lima tahunan atau euforia empat tahunan Piala Dunia, yap momen itu bernama ‘mudik’. Ribuan orang dari berbagai daerah rela merogoh koceknya dalam-dalam dan bahkan banyak juga yang harus rela berpanas-panas serta menghirup karbon monoksida selama berjam-jam di atas jalanan, atau berdesak-desakan di dalam alat transportasi publik. Mereka semua punya satu tujuan : kembali ke kampung halamannya masing-masing untuk bersilaturahim dengan sanak saudaranya.

Saya pun sempat menjadi bagian dari momen tahunan ini, tepatnya empat tahun yang lalu selama empat tahun. Continue reading

Subuh

Posted in Reminder with tags , on September 3, 2010 by lakso

Hei kawan cobalah dengar perlahan…
Ya.., dapatkah kalian mendengar apa yang sedang aku dengar?
Pemilik alam semesta sedang menyapa
lewat adzan subuh yang berkumandang syahdu
membangunkan jiwa-jiwa yang sedang terlelap di bawah kelambu

Ayolah kawan..,
Segeralah beranjak dari tempat tidurmu,
hapus kantukmu,
basuh dirimu dengan air wudhu.
Tidakkah kau tergerak dengan tawaran-Nya?
Dua raka’at sholat sunnah sebelum shubuh saja
nilainya lebih baik daripada dunia dan seisinya,
itu yang disampaikan Rasul-Nya.
Bisa kau bayangkan kawan ..
betapa besar sholat shubuh dinilai-Nya
ah.. tak usahlah kita berhitung dengan-Nya
karena memang tak akan mampu kita berhitung dengan-Nya

Ayolah kawan..
segeralah bersiap dan bergegaslah ke masjid
Meski dingin masih akrab dan fajar masih mengintip
Jangan malas untuk mengejar berjama’ah di masjid
Ah kawan…
Andai kau tahu betapa rindu diri ini dengan kalian
Rindu dengan adzan yang secara langsung dapat kalian dengar
Rindu dengan masjid yang dapat kalian datangi
Rindu dengan sholat berjama’ah dengan shaf berderet-deret yang dapat kalian ikuti
Di sini ..
Tiada adzan selain dari piranti lunak
Tiada masjid selain sebuah ruang kecil di lab
Tiada jama’ah selain dua atau tiga orang saja
Semoga Alloh masih memberi diri ini usia
Untuk dapat melepas rindu dengan kalian

Cobalah dengar sekali lagi kawan
Adzan subuh telah habis berkumandang
Lalu kenapa engkau masih terpaku di sini?

Kitami – 030910 – 03.11 JST