Creativity Theory

*picture taken from sasthamcotta.wordpress.com

*picture taken from sasthamcotta.wordpress.com

Di tulisan saya sebelumnya, saya sudah menuliskan bahwa saya tidak ingin menjadi seorang deadliner. Nah.., sekarang masalahnya adalah bagaimana ketika kita sudah berniat baik untuk mencicil mengerjakan tugas-tugas atau pekerjaan-pekerjaan, bad-mood datang tanpa diundang. Atau mungkin kita kehabisan ide untuk menyelesaikan pekerjaan kita. Well..jika kondisinya sudah seperti ini maka yang akan terjadi adalah progress pekerjaan hanya jalan di tempat, kemungkinan besar kita hanya akan menghabiskan waktu untuk hal yang sia-sia, dan buruknya lagi adalah pekerjaan-pekerjaan itu akhirnya akan tertimbun di waktu-waktu yang akan datang dan akan mengubah kita menjadi seorang deadliner..!

Jadi bagaimanakah solusinya? Ok, mari kita coba analisis bersama-sama. Mungkin anda termasuk penganut teori bahwa kreativitas seseorang itu merupakan fungsi eksponensial positif dari waktu, artinya semakin mendekati tenggat waktu atau deadline, maka kreativitas seseorang akan meningkat secara drastis. Orang-orang yang mempercayai teori ini biasanya membenarkan bahwa kering ide di awal-awal waktu itu merupakan hal yang lumrah dan akhirnya cenderung untuk menunda pekerjaannya. Hmm..teori ini pada kenyataannya memang sering terbukti, meskipun demikian saya tidak sepenuhnya setuju dengan teori ini. Alasannya? Produktivitas kerja yang dihasilkan dari teori positive exponential creativity (hehe..ini nama dari saya sendiri saja) ini masih lebih rendah dibandingkan teori positive gradient linear creativity (sekali lagi pemberian nama ini dari saya pribadi saja). Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan kurva yang sudah saya gambar di bawah ini :

creativitytheory

Dari kurva di atas dapat diketahui bahwa untuk nilai ambang kreativitas dan tenggat waktu yang sama, teori positive gradient linear creativity memiliki produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan teori positive exponential creativity. Bagi anda yang memiliki pekerjaan yang mengharuskan anda untuk terus menerus kreatif, maksud saya bukan pekerjaan yang sifatnya  rutinitas saja, tentunya lebih memilih teori positive gradient linear creativity. Nah.., sekarang pertanyaannya adalah bagaimana caranya agar kita dapat membangkitkan kreativitas sesuai dengan teori positive gradient linear creativity ini?

Kering ide itu ada banyak penyebabnya. Dari beberapa pegalaman situasi kering ide yang pernah saya alami, saya dapat menyimpulkan bahwa kering ide itu terjadi bilamana kita hanya memiliki informasi yang sangat terbatas tentang pekerjaan kita. Sederhananya sedikit input, maka sedikit output pula. Jangan bermimpi untuk dapat menghasilkan karya-karya yang kreatif, jika kita hanya memiliki informasi atau pengetahuan yang sedikit. Dari sini sudah jelas bahwa jika kita ingin memelihara kreativitas kita setiap saat, maka konsekuensinya adalah terus menerus belajar, terus menerus memperkaya pengetahuan kita. Untuk para engineer, jangan pernah malas untuk RTFM, jangan pernah malas untuk membaca textbook yang berkaitan dengan bidang tekniknya masing-masing. Jangan pernah merasa cukup dengan pengetahuan yang sudah kita miliki saat ini.

Satu hal lagi yang penting untuk diingat. Seberapapun kerasnya ikhtiar kita untuk belajar, hal tidak akan membuahkan hasil apa-apa bilamana Yang Maha Menguasai Ilmu Pengetahuan tidak berkenan membuka pikiran kita. Jadi jangan lupa untuk selalu mengiringi usaha belajar kita dengan do’a dan tawakal.

Dengan kreativitas yang terus terpelihara, maka kering ide dapat teratasi. Jika sudah demikian, maka kita dapat menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan kita lebih awal dan terhindar dari menjadi seorang deadliner serta tentunya akan meningkatkan produktivitas kerja kita.

Mari terus belajar dan berkarya !

5 Responses to “Creativity Theory”

  1. kering ide itu terjadi bilamana kita hanya memiliki informasi yang sangat terbatas tentang pekerjaan kita

    gitu ya, okay..🙂
    that’s the point keknya, udh 1thn kerja tp masi gini2 aja..😀

  2. kreatif itu bukan semata mata kreatif, tapi buah dari kerja keras, hal yang dipikirkan dan dilatih terus menerus, sampai membentuk alam bawah sadar
    so, awak punya blog sekarang, hahaha

  3. kalo dipikir-pikir, grafik itu bener juga ya so… fungsi exponential.

    setuju, ama statement bahwa kering ide itu karena terbatasnya informasi. contoh untuk nyari data structure – stack aja ampe membandingkan 3 buku, biar jadi banyak ide utk coding stack paling efektif dan efisien.

  4. penyakit the power of kepepet

  5. […] baca tulisan tentang creativity theory yang ditulis oleh M Lakso, memang mengerjakan sesuatu mendekati deadline akan mengurangi creativity […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: