Ketika kita sedang mendapat masalah …

* Sebagai pengingat bagi diri ini dan bagi setiap jiwa yang saat ini sedang menghadapi masalah dalam kehidupannya

Ketika kita sedang mendapat masalah …

Itu artinya kita sedang didewasakan oleh Allah, agar kita mampu menyikapi masalah tersebut secara bijak.  Tidak dengan emosi yang meledak-ledak atau penuh amarah atau juga dengan sikap cengeng dan putus asa, melainkan menghadapi masalah dengan hati yang bersih dan pikiran yang tenang.

Ketika kita sedang mendapat masalah …

Itu artinya akan membuat diri kita menjadi lebih kuat dan lebih tangguh untuk menghadapi permasalahan dan tantangan yang lebih besar. Masalah merupakan proses penempaan bagi diri kita. Menghadapi masalah itu bukan hanya tentang hasil akhirnya saja, tetapi juga bagaimana proses penyelesaiannya berlangsung. Ingat air santan diperoleh setelah buah kelapa menjalani serangkaian proses yang panjang, dikuliti, dipotong-potong, diparut, dan kemudian diperas. Potensi dan kemampuan seseorang juga demikian, akan terasah setelah melalui berbagai cobaan, hambatan, dan rintangan.

Ketika kita sedang mendapat masalah …

Itu artinya Allah cinta pada kita.

“Barangsiapa dikehendaki oleh Allah suatu kebaikan bagi dirinya, niscaya Allah akan menimpakan baginya musibah.” (HR Al-Imam Al-Bukhari & Abu Hurairah R.A.)
“Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, niscaya Allah akan menyegerakan hukuman baginya di dunia dan jika Allah menghendaki keburukan pada hamba-Nya niscaya Allah akan mengakhirkan hukuman atas dosa-dosanya sehingga Allah akan menyempurnakan hukuman baginya di akhirat kelak.” (HR Al-Imam At-Tirmidzi dari shahabat Anas ibn Malik R.A.)

Terkadang Allah menegur hamba-Nya untuk kembali ke jalan-Nya dengan cara yang tidak mengenakkan bagi hamba-Nya. Jangan pernah berputus asa atau berburuk sangka kepada Allah, justru sebaliknya sambut setiap masalah dengan penuh keyakinan dan keriangan. Ingatlah, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu, termasuk tentang kapasitas diri kita. Dia tidak akan membebankan masalah yang melebihi kemampuan hamba-Nya.

Allah tidak akan membebani seseorang  melainkan sesuai dengan kesanggupannya. (Q.S.Al-Baqarah : 286)

Tinggal sekarang bagaimana kita mampu untuk terus bertahan dan yakin dalam menghadapi setiap masalah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: