Archive for June, 2008

Hadiah terindah dari sosok yang spesial

Posted in Share it with tags , , , , , on June 30, 2008 by lakso

Hari ini akan menjadi hari yang akan saya ingat selalu. Hari yang sangat istimewa dan sangat berkesan untuk saya. Bukan karena saya telah genap bertambah usia, hari ini menjadi sangat istimewa. Melainkan karena pada hari ini akhirnya salah satu dari sekian banyak doa yang pernah saya panjatkan, akhirnya dikabulkan oleh Allah SWT.

Pagi ini ibu saya menelpon. Beliau mengucapkan selamat atas milad saya dan menyampaikan doa dan harapannya untuk saya. Kemudian beliau mengabarkan suatu hal yang membuat saya menjadi terharu biru. Continue reading

Advertisements

LIT a.k.a Lost In Translation

Posted in Share it with tags , , , on June 28, 2008 by lakso

Apa jadinya jika seorang manusia kehilangan kemampuan membaca, menulis, dan berbicara ? Lost in Translation itulah yang terjadi. Sebenarnya ini adalah istilah saya sendiri untuk menunjukkan kondisi seseorang yang kehilangan tiga kemampuan tersebut sehingga tidak dapat berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya. Ketiga kemampuan itu merupakan kemampuan yang paling dasar yang digunakan manusia untuk dapat berinteraksi dengan manusia yang lain. Hal inilah yang sempat saya khawatirkan sebelum saya berangkat ke Jepang. Namun akhirnya hal ini memang benar-benar terjadi. FYI, saya berangkat ke Jepang tanpa bekal bahasa Jepang sama sekali. Continue reading

Bamboo Concert : 50 Years of Indonesia – Japan (part II)

Posted in Event with tags , , , , , , on June 18, 2008 by lakso

Sesuai dengan janji saya di postingan beberapa minggu yang lalu, kali ini saya akan memberikan liputan acara Bamboo Concert dalam rangka memperingati 50 tahun hubungan diplomatik Indonesia – Jepang.

Acara Bamboo Concert ini diselenggarakan di gedung Across, Fukuoka. Acara dimulai tepat pukul 15.00 waktu setempat dan disaksikan sekitar 700 penonton yang mayoritas penduduk asli Jepang. Acara diawali dengan pemutaran video singkat tentang Indonesia. Video ini menampilkan alam Indonesia yang eksotik, kekayaan budayanya, hingga makanan khas Indonesia. Selanjutnya beberapa perwakilan dari pemerintah Indonesia, Jepang, dan pihak PPI Fukuoka secara bergiliran memberikan sambutannya.

Dalam acara Bamboo Concert ini tidak hanya diisi dengan konser musik saja, melainkan juga menjadi ajang untuk mengenalkan kebudayaan Indonesia yang lain dalam bentuk peragaan berbagai pakaian tradisional Indonesia dan tari Jaranan.

Peragaan berbagai pakaian tradisional Indonesia :

Continue reading

Some Japanese Etiquette

Posted in Share it with tags on June 11, 2008 by lakso

A few days ago, my Philippinese friend gave me important information about Japanese etiquette that he got from Filipinos Community in Japan. Here, I share the information with you. Hopefully, it is useful for you to know more deeply about Japanese daily habit.

Eating

  • It is impolite to eat or drink something while walking down the street.
  • Do not bite or clean your fingernails, gnaw on pencils, or lick your fingers in front of others.
  • In restaurants or when visiting it’s customary to get a small, moist rolled-up towel (cold in summer, hot in winter) called an “oshibori” to wipe their hands with. It’s impolite to wipe the face and neck with it though some do in less formal places.
  • In Japan it is impolite to pour your own drink when eating with others–you pour your companion’s drink and your companion pours yours.
  • If you don’t want any more to drink, leave your glass full.
  • It’s customary to say “Itadakimasu” before eating and “Gochisosama deshita” after eating, especially if you’re being treated, as well as “Kanpai” for “Cheers”.
  • When sharing a dish, put what you take on your own plate before eating it.
  • Do not make excessive special requests in the preparation of your
    food, nor wolf it down.
  • Do not use your chopsticks to skewer food, move dishes around, and
    NEVER dish out food to another using the same ends you just ate
    from–use the top ends.
  • Don’t use your chopsticks to point at somebody.
  • Don’t leave your chopsticks standing up out of your food.
  • It is normal in Japan to pick up your rice or miso soup bowl and hold it under your chin to keep stuff from falling.
  • Traditional Japanese food is served on several small plates, and it’s normal to alternate between dishes instead of fully eating one dish after another.
  • Don’t leave a mess on your plate–fold your napkins neatly. Continue reading

Apakah idealisme akan selalu menjadi sebuah utopia?

Posted in Opinion with tags on June 10, 2008 by lakso

Beberapa bulan yang lalu, saat saya membaca ‘Laskar Pelangi’ ada salah satu pernyataan menarik yang saya ingat, yaitu saat Andrea Hirata menceritakan salah satu juri karnaval sekolahnya. Berikut ini adalah kutipannya :

… Gengsi ini juga tak terlepas dari integritas para juri yang dipimpin oleh seorang seniman senior yang sudah kondang, Mbah Suro namanya. Mbah Suro adalah orang Jawa, ia seniman Yogyakarta yang hijrah ke Belitong karena idealisme berkeseniannya. Karena sangat idealis maka tentu saja Mbah suro juga sangat melarat.

Kalimat terakhir dari pernyataan itulah yang mengusik pikiran saya. Ya, tentang mempertahankan idealisme kita. Apakah ada yang salah ketika kita mempertahankan idealisme yang kita miliki? Apakah menjadi idealis selalu berakhir dengan kemelaratan dan kesusahan? Jika memang demikian, untuk apa kita mempertahankan idealisme kita? Seberapa pentingkah mempertahankan idealisme? Apakah idealisme kita akan menjadi sebuah utopia?

Continue reading

Bangkit itu aku! … Untuk agamaku dan Indonesiaku

Posted in Opinion on June 5, 2008 by lakso

Bangkit itu susah …
Susah melihat orang lain susah, senang melihat orang lain senang
Bangkit itu takut …
Takut korupsi, takut makan yang bukan haknya
Bangkit itu mencuri …
Mencuri perhatian dunia dengan prestasi
Bangkit itu marah !
Marah bila martabat bangsa dilecehkan
Bangkit itu .. malu
Malu jadi benalu, malu karena minta melulu
Bangkit itu tidak ada
Tidak ada kata menyerah, tidak ada kata putus asa
Bangkit itu aku ! … Untuk Indonesiaku

Dedy Mizwar (Dalam rangka 100 tahun kebangkitan nasional)

Speechless…merinding, sedih, tergugah bercampur jadi satu ketika pertama kali mendengar Dedy Mizwar membacakan puisi ini. Terlepas dari berbagai kontroversi tentang sejarah kebangkitan bangsa Indonesia, isi puisi ini memberikan banyak arti untuk direnungkan. Arti ‘kebangkitan’ menurut saya bisa dikerucutkan menjadi momen kebangkitan untuk per-individu atau diperluas di aspek-aspek kehidupan yang lain. Saya yakin setiap orang punya momen kebangkitannya masing-masing, untuk bangkit dari keterpurukan dan menyongsong sesuatu yang lebih baik dengan energi serta semangat baru .

Pertanyaan penting yang selanjutnya muncul adalah seberapa lama dan bagaimana kita bisa mempertahankan momen kebangkitan itu? Atau dengan kata lain, seberapa istiqomah-kah kita untuk berubah? Apakah momen kebangkitan itu hanya seperti letupan-letupan yang muncul sesaat atau memang benar-benar dapat menjadi tonggak untuk perubahan? Continue reading

Nyumbang yuuk..!

Posted in Share it on June 3, 2008 by lakso

Hari Jumat minggu lalu, ada 2 orang saudara muslim kami dari Beppu, Oita datang. Tujuan mereka datang ke Iizuka adalah untuk menyampaikan berita bahwa komunitas muslim yang ada di Beppu ingin memiliki sebuah masjid. Mereka berencana akan membeli sebuah gedung untuk dijadikan sebagai masjid sekaligus aktivitas pendidikan keislaman (FYI, di Beppu ada sekitar 200 orang umat muslim, jumlah yang cukup besar dibandingkan kota-kota di sekitarnya). Gedung ini terdiri atas 3 lantai dan memiliki area parkir sendiri. Dibandingkan dengan beberapa gedung yang telah dijadikan masjid di beberapa kota di Jepang, gedung yang akan dijadikan masjid ini harganya relatif lebih murah. Mereka saat ini sedang berusaha menghimpun dana untuk melunasi biaya pembelian gedung. Batas waktu pelunasan pembelian gedung ini adalah hingga tanggal 23 Juli 2008. Jika mereka gagal melunasi tepat waktu, maka kesempatan untuk memiliki masjid dari gedung dengan harga murah akan hilang.

Lewat blog ini, saya ingin mengajak saudara-saudara muslim yang lain untuk ikut serta menyumbang biaya pembelian gedung ini. Kalian bisa menyalurkan bantuan ke :

Acc.name : BEPPU MUSLIM ASSOCIATION
Acc.no      : 0183-058-5264818
Bank         : The OITA BANK, LTD : WASADA Branch
Address    : OOITA SHI OOAZA KAMIMUNAKATA AZAOTSUBO 521
SWIFT CODE : OITAJPJT

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi +81-090-6777-8466

Ayo berlomba-lomba dalam amal kebaikan…!! 😀